Total Tayangan Halaman

Minggu, 21 April 2013

kehidupan

Kehidupan manusia di bumi
Kehidupan adalah ciri yang membedakan objek yang memiliki isyarat dan proses penopang diri (organisme hidup) dengan objek yang tidak memilikinya baik karena fungsi-fungsi tersebut telah mati atau karena mereka tidak memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati. Ilmu yang berkaitan dengan studi tentang kehidupan adalah biologi.
Kehidupan di bumi selalu mengalami perubahan,. Dalam masa prasejarah Indonesia, terdapat masa kehidupan manusia purba, masa tersebut terbagi menjadi beberapa bagian atau masa, yaitu :
a.    Zaman Paleolitikum
Zaman paleolotikum berarti zaman batu tua. Zaman ini ditandai dengan penggunaan perkakas yang bentuknya sangat sederhana dan primitif. Kehidupan manusia pada zaman paleolotikum adalah dengan hidup berkelompok dan mengandalkan makanan dari alam dengan cara mengumpulkan ( food gathering ) serta berburu.Oleh kena itu pada zaman ini, mereka melakukan nomaden atau hidup berpindah-pindah

b.    Zaman Mesolitikum

            Zaman mesolitikum disebut juga zaman batu madya / tengah.Zaman ini disebut pula zaman mengumpulkan makanan ( food gathering ) tingkat lanjut. Seperti halnya zaman palaeolitikum, zaman mesolitikum mendapat makanan dengan cara berburu dan menangkap ikan. Mereka tinggal di gua – gua di bawah bukit karang ( abris soucheroche ) ,tepi pantai dan ceruk pegungungan.

c.    Zaman Neolitikum

            Zaman neolitikum berarti zaman batu muda. Cara memenuhi kebutuhan hidupnya mengalami perubahan pesat yaitu dengan cara food producting yaitu dengan cara bercocok tanam dan memelihara ternak.Pada zaman ini manusia sudah mulai menetap di rumah panggung untuk menghindari bahaya binatang buas

d.    Zaman Megalitikum

            Pada zaman ini ditemukan peralatan yang terbuat dari batu – batu besar.Pada zaman in, manusia sudah mengenal kepercayaan animisme dan dinamisme. Diperkirakan manusia pada zaman megalitikum ini mengenal kepercayaan rohaniah,yaitu dengan cara memperlakukan orang yang meninggal dengan diperlakukan secara baik sebagai bentuk penghormatan.

e.    Zaman Perunggu
            Disebut zaman perunggu karena pada masa ini manusianya telah memiliki kepandaian dalam melebur perunggu.

            Selain kehidupan manusia purba di Indonsesia,masih banyak kehidupan yang ada dibumi, misalnya di Indonesia ini banyak terdapat suku-suku, diantaranya suku Jawa, suku dayak dari Kalimantan, suku Sunda, suku Bajo dari Sulawesi. Suku Bajo berasal dari Wakatobi, Sulawesi tenggara. Bagi suku Bajo, laut menjadi andalan satu–satunya. Dari mulai hidup, bertempat tinggal, sampai mencari kehidupan dilakukannya dengan banyak berinteraksi dengan laut. Mereka pun mendapatkan julukan Sea Nomads, yang artinya hidup di laut dan tidak menetap di suatu tempat. Seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya suku Bajo banyak yang menetap di darat meski dipaksa pemerintah. Meski demikian, tempat tinggal mereka di darat pun tak jauh–jauh dari laut.


Sumber :
makalah suku bajo antropologi 1PA02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar