Total Tayangan Halaman

Kamis, 11 April 2013

Ruang lingkup IPA



HUKUM ARCHIMEDES

Hukum Archimede adalah sebuah hukum tentang prinsip pengapungan diatas benda cair yang ditemukan oleh Archimedes, seorang ilmuwan Yunani yang juga merupakan penemu pompa spiral untuk menaikan air yang dikenal dengan istilah Sekrup Archimede. Hukum Archimedes berhubungan dengan gaya berat dan gaya ke atas suatu benda jika dimasukan kedalam air.
Hukum Archimedes mengatakan bahwa apabila sebuah benda sebagian atau seluruhnya terbenam kedalam air, maka benda tersebut akan mendapat gaya tekan yang mengarah keatas yang besarnya sama dengan berat air yang dipindahkan oleh bagian benda yang terbenam tersebut.
Hukum Archimedes ditulis dalam persamaan :
Fa = ρ v g                   
Keterangan :
Fa = gaya ke atas (N)
V = volume benda yang tercelup (m3)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)
g = percepatan gravitasi (N/kg)

Hukum ini juga merupakan turunan dari hukum newton, Menurut hukum archimedes, ketika benda dimasukan kedalam sebuah zat cair atau air, benda tersebut akan mengalami dua gaya, yaitu gaya gravitasi dan gaya ke atas dari zat cair tersebut. Dari gaya tersebut ada beberapa peristiwa yg dapat terjadi, diantaranya adalah tenggelam, terapung, dan melayang

·        Tenggelam
Sebuah benda yang dimasukkan ke dalam zat cair akan tenggelam jika berat benda (w) lebih besar dari gaya ke atas (Fa).
Volume bagian benda yang tenggelam bergantung dari rapat massa zat cair (ρ).
Contohnya adalah ketika batu dimasukkan kedalam gelas yang berisi air, maka batu tersebut akan tenggelam karena berat benda tersebut lebih besar daripada gaya ke atas
·        Terapung
Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan terapung jika berat benda (w) lebih kecil dari gaya ke atas (Fa)
Contihnya adalah ketika sepotong gabus ditahan pada dasar bejana berisi zat cair, setelah dilepas, gabus tersebut akan naik ke permukaan zat cair (terapung)
·        Melayang
Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan melayang jika berat benda (w)sama dengan gaya ke atas (Fa) atau benda tersebut tersebut dalam keadaan seimbang.




 Penerapan Hukum Archimedes
Dalam kehidupan sehari hari tanpa sadar kita telah menggunakan hukum Archimedes, hukum ini banyak digunakan dalam banyak alat atau benda, contohnya :
a. Hidrometer
Hidrometer merupakan alat untuk mengukur berat jenis atau massa jeniszat cair. Jika hidrometer dicelupkan ke dalam zat cair, sebagian alat tersebut akan tenggelam. Makin besar massa jenis zat cair, Makin sedikit bagian hidrometer yang tenggelam. Hidrometer banyak digunakan untuk mengetahui besar kandungan air pada bir atau susu.
b. Jembatan Ponton
Jembatan  ponton adalah kumpulan drum-drum kosong yang berjajar yang menyerupai jembatan. Jembatan ponton merupakan jembatan yang dibuat berdasarkan prinsip benda terapung..
c. Kapal Laut
Agar kapal laut tidak tenggelam badan kapal harus dibuat berongga. hal ini bertujuan agar volume air laut yang dipindahkan oleh badan kapal menjadi lebih besar. Berdasarkan persamaan besarnya gaya apung sebanding dengan volume zat cair yang dipindahkan, sehingg gaya apungnya menjadi sangat besar. Gaya apung inilah yang mampu melawan berat kapal, sehingga kapal tetap dapat mengapung di permukaan laut.




Sumber :


Nama : Ajrin Syarafina
NPM   : 10512529
Kelas  : 1PA02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar